KARYA TULIS ILMIAH
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF
XMLTuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular pada sistem pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan terutama menyerang paru-paru, sehingga dapat menimbulkan peradangan, produksi sekret berlebih, serta gangguan pertukaran gas. Tujuan studi kasus ini untuk mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada pasien tuberkulosis dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif melalui intervensi manajemen jalan napas.
Asuhan keperawatan dilakukan selama 3 hari bulan Desember di Ruang HCU Brantas RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur pada tahun 2025. Metode yang dilakukan berupa pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan menggunakan metode deskriptif.
Hasil pengkajian didapatkan bahwa pasien tuberkulosis mengalami sesak napas, batuk berdahak, sputum berlebih, kelemahan, serta terdengar bunyi napas tambahan berupa ronkhi dan wheezing. Tindakan yang dilakukan meliputi memonitor pola napas, memantau bunyi napas tambahan, memberikan terapi oksigen sesuai indikasi, memposisikan pasien pada posisi semi-Fowler, melakukan suction kurang dari 15 detik, serta kolaborasi pemberian bronkodilator, ekspektoran, dan mukolitik.
Evaluasi terakhir menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien, ditandai dengan produksi sputum menurun, frekuensi napas membaik, sesak berkurang, serta bunyi napas tambahan menurun sehingga masalah teratasi sebagian.
Manajemen jalan napas dengan memonitor bunyi napas tambahan, pengaturan posisi semi-Fowler, pemberian terapi sesuai indikasi, serta penghisapan lendir kurang dari 15 detik terbukti membantu mengeluarkan sekret dan mengurangi keluhan sesak napas.
Studi kasus ini mengidentifikasi bahwa asuhan keperawatan dengan fokus pada manajemen jalan napas sangat penting dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberkulosis. Tindakan seperti pemantauan respirasi, pemberian oksigen, posisi semi-Fowler, nebulizer, dan suction efektif membantu meningkatkan ventilasi paru serta memperbaiki kondisi pasien.
Detail Information
| Item Type |
KARYA TULIS ILMIAH
|
|---|---|
| Penulis |
HESTY PRABANDARI NUROVI - Personal Name
|
| Student ID |
230101063
|
| Dosen Pembimbing |
PRATIWI YULIANSARI, S.Kep.Ns.,M.Kep - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji |
BAMBANG WISENO, S.Kep.,Ns.,M.Kep - - Ketua Penguji
|
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Unpublished
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | STIKES PAMENANG : KEDIRI., 2026 |
| Edisi |
Unpublished
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Pamenang Press
|
| Doi |








